Krisis Makna Cinta Peradaban Modern: Telaah Humanisme Erich Fromm Dalam Buku The Art Of Loving

Authors

  • Muhammad Arif Fur’qon Universitas Islam Negeri Salatiga, Indonesia
  • Arya Bagus Nur Ajiyanto Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22515/alabsah.v2i1.142

Keywords:

Kata kunci: krisis makna cinta, Erich Fromm, humanisme, peradaban modern.

Abstract

Penelitian ini mengkaji krisis makna cinta dalam peradaban modern melalui lensa humanisme Erich Fromm sebagaimana tersaji dalam The Art of Loving. Tujuan penelitian adalah (1) menganalisis konsep cinta dalam kerangka humanisme Fromm, (2) mengkaji kritik Fromm terhadap peradaban modern yang mereduksi cinta, dan (3) menjelaskan relevansi gagasan Fromm bagi kehidupan sosial kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis interpretatif melalui close reading teks primer serta pemetaan literatur pendukung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Fromm memosisikan cinta sebagai sebuah art—keterampilan etis yang harus dilatih serta sebagai aktivitas produktif yang terdiri atas empat unsur: care, responsibility, respect, dan knowledge. Dalam peradaban modern, orientasi having (memiliki) yang didorong oleh kapitalisme dan rasionalitas instrumental telah menggeser orientasi being (menjadi), sehingga cinta kerap direduksi menjadi komoditas, mengalami relasi yang bersifat instrumental, dan menyuburkan alienasi emosional. Implikasi praktisnya terlihat pada rapuhnya solidaritas dan melemahnya fungsi humanistik cinta dalam ruang publik. Kemudian  menemukan titik temu penting antara gagasan Fromm dan nilai-nilai religious, terutama konsep rahmah dalam tradisi Islam sebagai landasan untuk mereaktualisasikan cinta sebagai tenaga moral dalam rekonstruksi etika sosial. Kesimpulannya, pemikiran Erich Fromm tetap relevan dan menawarkan kerangka konseptual yang berguna untuk memahami dan merespons krisis relasi kemanusiaan di era modern.

References

Abrar, M. (2024). Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif: Suatu pengantar. UNJA Publisher.

Aksan, S. M. (2025). MENGAKTUALISASIKAN KEMBALI FILSAFAT ISLAM DAN MENANGGAPI KRISIS HUMANISME MODERN. 3(4), 209–218.

Arib, J. M., & Yuspitasari, S. (2025). KONSEP PENDIDIKAN HUMANISTIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN FILSAFAT KONTEMPORER. AL-MUNADZOMAH, 4(2), 157–169.

Aritonang, D. E., & Valentin, M. (2023). Book Review: The Art Of Loving. PASCA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 19(2), 234–240.

Bischoff, L., & Franke, A. (2025). Potensi Sosiologi Emosi dan Afek Studi untuk Memahami Proses Penuaan. 633–660. https://doi.org/10.1007/s11577-025-01038-5

Dian, M., Saragi, C., Ediyono, S., Psikologi, P. S., Psikologi, F., Maret, U. S., & Tengah, J. (n.d.). Konsumerisme Masyarakat Kontemporer Dilihat melalui Pandangan Filsafat dan Psikologi Consumerism in Contemporary Society Seen through a Philosophical and Psychological View.

Fromm, E. (2024). Seni Mencintai (T. Setiadi (ed.)). Basabasi.

Funk, R. (2024). International Forum of Psychoanalysis Humanistic transformation and its implications for psychoanalytic theory and therapy. 2324. https://doi.org/10.1080/0803706X.2024.2321169

Here, S. V. (2021). Hakekat Cinta dan Perannya bagi Etika Humanistik Erich Fromm. DRIYARKARA, SEKOLAH TINGGI FILSAFAT.

Kenoba, M. O., Husen, S., & Uma, S. W. (2024). EKSES RASIONALITAS INSTRUMENTAL: PRAGMATISME, TEKNOKRASI DAN KETERASINGAN MANUSIA. Jurnal Education and Development, 12(1), 285–290.

Maimun, M. (2019). Humanisme Pendidikan Islam dan Etika Global: Studi Nilai Moderasi dalam Etika Kemanusiaan di Era Post Truth. ICONIS: International Conference on Islamic Studies, 3, 60–69.

Maybe, Z., Sciences, P., & Negeri, U. (n.d.). Broken Home Students in The Grip of Capitalism : An Analysis of Alienation and Identity Crisis Based on Erich Fromm’s Theory. 1(2), 113–130.

Nur, M. K., Yunus, M. Y., & Suhaeb, F. W. (2025). Dari Fungsional ke Estetika: Kapitalisme, Konsumerisme, dan Pembentukan Identitas Sosial di Lingkungan Kampus - Tinjauan Pustaka. Journal Of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 4(3), 7932–7941.

Ritzer, G., & Stepnisky, J. (2021). Sociological theory. Sage Publications.

Saumantri, T. (2022). Konsep manusia dalam teori psikoanalisis humanis dialektik erich fromm. 13(September), 123–136.

Vanderweele, T. J., & Lee, M. T. (2025). Love and human flourishing. 15, 1–31.

Yustina, S., Eka, H., & Fahruddin, M. (2025). Dimensi Konsep Cinta Erich Fromm dalam Novel Ayah karya Andrea Hirata. 4(1), 15–28.

Downloads

Published

2026-05-19

How to Cite

Muhammad Arif Fur’qon, & Arya Bagus Nur Ajiyanto. (2026). Krisis Makna Cinta Peradaban Modern: Telaah Humanisme Erich Fromm Dalam Buku The Art Of Loving. Al-ABSAH, 2(1), 64–75. https://doi.org/10.22515/alabsah.v2i1.142

Issue

Section

Articles

Citation Check