Tantangan Guru di Era Teknologi: Studi Kasus Guru SD, SMP, dan SMA di Solo Raya
Teacher Challenges in the Technology Era: Case Study of Elementary, Middle, and High School Teachers in Solo Raya
DOI:
https://doi.org/10.22515/alabsah.v1i2.6Keywords:
Kompetensi guru, Proses pembelajaran, Solo Raya, Tantangan Pendidikan, TeknologiAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan sebagai pendidik profesional. Guru profesional memainkan peran krusial dalam mengembangkan proses pembelajaran yang efisien dan berkualitas. Penelitian ini menggunakan metodologi wawancara terhadap tiga orang pendidik yang mempunyai pengalaman mengajar di tingkat SD, SMP, dan SMA di Solo Raya. Dari penelitian ini diperoleh data bahwa para guru memiliki kompetensi yang baik dalam menjalankan tugas mereka seperti pendidik profesional, termasuk sebagai sumber belajar, fasilitator, pengelola, demonstran, pembimbing, motivator, dan evaluator. Mereka mampu menguasai materi pelajaran secara efektif, menumbuhkan lingkungan belajar yang kondusif, dan memotivasi siswa untuk terlibat dalam studinya. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa para guru menghadapi tantangan dalam menjalankan tugas mereka, seperti mengelola kelas yang besar dan beragam, berhadapan dengan siswa yang memiliki latar belakang dan kemampuan yang bervariasi, serta beradaptasi dengan kemajuan zaman dan teknologi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa guru telah mengalami perubahan tanggung jawabnya sesuai dengan berjalannya waktu dan modifikasi kurikulum. Mereka harus terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini dapat dijadikan pedoman untuk meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pendidikan di Indonesia.
References
Asfiati. (2014). Jurnal Darul ‘ Ilmi Vol. 02, No. 02 Juli 2014. Darul ’Ilmi, 02(02), 148. jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id
Bahasa, P. K., Istiawati, I., Novia, F., Karakter, P., Kearifan, B. N., Adat, L., & Konservasi, M. K. (2016). Cendekia , 10(1): 1-18. 10(1), 1–18.
Creswell, J. W. (2013). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Febriana, R. (2021). Kompetensi guru. Bumi Aksar
Husaini Usman dan Purnomo Setiady Akbar: 153. (2016). Metode PTK. 1–23.
Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78.
Indonesia. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor /157.
Kusumastuti, A., Khoiron, A. M., & Achmadi. (2020). Metodologi penelitian pendidikan. CV Pilar Nusantara
Kuesioner, W. D. A. N. (n.d.). Teknik Pengumpulan Data. 3(1), 39–47.
Mulyasa, E. (2009). Standar kompetensi dan sertifikasi guru. Bandung: Remaja Rosdakarya
Nurfajriani, W. V., Wahyu, M., Arivan, I., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). No Title. 10(September), 826–833.
Phafiandita, A. N., & Permadani, A. (2022). Urgensi Evaluasi Pembelajaran di Kelas. 3(2), 111–121.
Ramdhan. (2021). Metodologi penelitian: Teori dan praktik. Deepublish.
Sanjaya, W. (2006). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.
Saleh, S. (2017). Penerbit Pustaka Ramadhan, Bandung. Analisis Data Kualitatif, 1, 180. https://core.ac.uk/download/pdf/228075212.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Rachmawati Rinda Pratama, Ibna Resa, Putri Dwi Archningtia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







