Analisis Disfemisme dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Karya Brian Khrisna: Sebuah Kajian Semantik
Analysis of Dysphemism in the Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati by Brian Khrisna: A Semantic Study
DOI:
https://doi.org/10.22515/absah.v1i1.4Keywords:
Bentuk; Disfemisme; Novel; Semantik.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan disfemisme dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna melalui kajian semantik. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk-bentuk disfemisme yang terdapat dalam teks. Data penelitian berupa kata dan frasa disfemisme yang diambil dari novel tersebut. Hasil penelitian ini terdapat 45 data penggunaan disfemisme dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati. Hasil analisis menunjukkan bahwa disfemisme dalam novel ini terbagi menjadi dua kategori utama: kata dan frase. Disfemisme berbentuk kata terdiri dari 32 data, yang mencakup kata dasar dan kata berimbuhan, sedangkan disfemisme berbentuk frase berisi 13 data. Analisis dipilih beberapa data utama yang dianggap paling representatif, mengandung unsur kekasaran yang jelas, dan mencerminkan pola yang dapat ditemukan pula dalam data lainnya. Penggunaan disfemisme ini tidak hanya berfungsi sebagai ungkapan kasar, tetapi juga mencerminkan kritik sosial dan emosional yang mendalam terhadap kondisi kehidupan tokoh. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bahasa yang dapat digunakan untuk menyampaikan ideologi pesan dan menciptakan efek emosional yang kuat dalam sastra.
References
Allan, K., & Burridge, K. (2006). Euphemism and dysphemism: Language used as shield and weapon. Oxford: Oxford University Press.
Ayu, W., Anisa Nur Aziza, Amalia Kusuma, & Ika Nurul. (2021). DISFEMISME PADA KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM @rahmawatikekeyiputricantikka23. Hasta Wiyata, 4(2), 106–130. https://doi.org/10.21776/ub.hastawiyata.2021.004.02.02.
Chaer, Abdul dan Liliana Muliastuti. (2007). Makna dan Semantik. Jakarta : Rineka Cipta.
Chaer, A. (2010). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, A. (2013). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Firmansyah, A., Ristiyani, R., & Roysa, M. (2023). Bentuk Disfemisme Pada Komentar Akun Instagram Mata Najwa Melalui Kajian Teori Wijana & Rohmadi. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(1), 15–25. https://doi.org/10.56916/ejip.v2i1.204.
Hartanto, H., Suprayitno E., & Suprayitno, E. (2021). Aspek Sosial dalam Novel Lampuki Karya Arafat Nur. Jurnal Bahasa dan Sastra, Vol. 8, Issue 1.
Kartika, I. D., & Ngusman Abdul Manaf. (2023). Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa. In Sastra Indonesia dan Daerah (Vol. 13, Issue 1).
Khrisna, Brian. (2025). Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
Kridalaksana, Harimurti. (2008). Kamus Linguistik Edisi Keempat. Jakarta: Pustaka Utama.
Kurniawati, Heti. 2011. Eufemisme dan Disfemisme dalam Spiegel Online. Jurnal Litera. 10(1): 5163.
Laili, E. N., Sawardi, F. X., & Nisa’Khusnia, A. (2023). KONSEPTUALISASI DISFEMISME DALAM NOVEL LAUT BERCERITA: SEBUAH TINJAUAN SEMANTIK KOGNITIF. Sirok Bastra, 11(2), 149-164.
Mahsun. 2014. Metode Penelitian Bahasa Tahapan, Strategi, Metode, dan Tekniknya. Edisi Revisi. Rajawali Pers. Jakarta.
Rahardi, Kunjana. (2020). Bahasa dan Kekuasaan. Jakarta: Erlangga.
Sudaryanto, S. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa (Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis). Sanata Dharma University Press.
Wijana, I Dewa Putu. (2022). Pragmatik: Teori dan Analisis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wijana, I. D. P., & Rohmadi, M. (2006). Sosiolinguistik: Kajian teori dan analisis. Pustaka Pelajar.
Widodo, E. & Mukhtar. (2000). Kontruksi ke Arah Penelitian Deskriptif. Avyrouz.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Riska Harist Hammami, Nurul Fadhilah, A. Ma'ruf Annas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







